Thursday, January 12, 2012

Pengalamatan IPv6


Seperti telah kita ketahui bersama bahwa IPv6 diciptakan untuk menangani masalah-nasalah yang terdapat pada IP, akan tetapi perubahan dan penambahan pada IPv6 tersebut dibuat tanpa melakukan perubahan pada core sebenanya dari IP itu sendiri. Addressing atau pengalamatan merupakan perubahan yang mencolok yang dapat dilihat dari perbedaan antara IPv6 dengan IPv4, akan tetapi perubahan tersebut merupakan hal bagaimana pegalamatan tersebut di-implementasikan dan digunakan. 

Berikut adalah Perbedaan IPv4 dan IPv6:



IPv4 IPv6
* Alamat asal dan alamat tujuan memiliki panjang 32 Bit (4 byte). * Alamat asal dan alamat tujuan memiliki panjang 128 Bit (16 byte).
* Dukungan terhadap IPsec bersifat optional. * Dukungan terhadap IPsec dibutuhkan.
* Harus dikonfigurasikan, baik secara manual maupun dengan DHCP. Tidak harus dikonfigurasikan secara manual. 
* Bisa menggunakan address autoconfiguration.
* Fragmentasi dilakukan oleh pengirim dan pada router sehingga dapat menurunkan kinerja router.
* Fragmentasi hanya dilakukan oleh host pengirim.

* Terdapat checksum pada header.
* Tidak ada checksum pada header.
* Header mengandung options. * Semua data optional dipindahkan ke dalam extension header.
* Address Resolution Protokol (ARP) menggunakan frame-frame broadcast ARP request untuk menterjemahkan sebuah alamat IPv4 ke alamat link layer. * Frame-frame ARP request diganti dengan pesan-pesan Multicast Neighbor Solicitation.
* Digunakan IGMP (Internet Group Management Protocol) untuk mengelola keanggotaan group pada subnet local. * Fungsi IGMP telah digantikan oleh Multicat Listener Discovery (MLD).
* Harus mendukung penyusunan kembali paket berukuran 576 byte. * Harus bisa mendukung ukuran paket 1280 byte.
Sistem pengalamatan IPv4 dibagi dalam 5 kelas :
Class A : range 1 - 126
Class B : range 128 - 191
Class C : range 192 - 223
Class D : range 224 - 247
Class E : renge 248 - 255
Pada IPv6 terdapat tiga jenis pengalamatan, yaitu :
1. Unicast
2. Anycast
3. Multicast


Karakteristik Model Pengalamatan pada IPv6

Secara umum, karakteristik model pengalamatan pada IPv6 memiliki dasar yang sama dengan pengalamatan IPv4. Berikut adalah karakteristik model dari pengalamatan IPv6 :
  • Core Fungtion of Addressing (fungsi intti dari pengalamatan). Dua fungsi utama dari pegalamatan adalah network inteface identification dan routing. Routing merupakan suatu kemudahan untuk melakukan proses struktur dari pengalamatan pada internetwork.
  • Network Layer Addressing (Pengalamatan Layer Jaringan). Pengalamatn IPv6 masih berhubungan satu dengan lainnya dengan network layer pada jaringan TCP/IP dan langsung dari alamat data link layer atau sering kita sebut physical.
  • Jumlah pengalamatan IP per device (alat). Pengalamatan biasanya digunakan untuk menandai perangkat jaringan,sehingga setiap komputer yang terhubung biasanya akan memiliki satu alamat (unicast), dan router dapat memiliki lebih dari satu alamat untuk masing-masing Physical Network yang terhubung.
  • Addreess Interprettion and Prefix Representation. Alamat IPv6 memiliki kesamaan kelas dengan alamat IPv4 dimana masing-masing memiliki bagian network identifier dan bagian Host Identifier. Jumlah panjang prefix digunakan untuk menyatakan panjang dari network ID itu sendiri (Prefix Length).
  • Provate and Public Address.  Kedua tipe dari alamat tersebut terdapat pada IPv6, walaupun kedua tipe tersebut diidentifikasikan dan digunakan untuk keperluan yang berbeda.

1 komentar:

barchielibbotson said...

How to win at Slot Games - JTG Hub
Here is an overview of how 속초 출장마사지 to win at slots and how to play slots. You can win by choosing 구미 출장안마 the right 창원 출장마사지 amount of coins 수원 출장샵 you 이천 출장마사지 are going to win.

Post a Comment

 
© Copyright 2035 mas Joko
Theme by Yusuf Fikri